Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-05 18:17:38【Sehat】268 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(9)
Artikel Terkait
- Polri gelar tanam jagung kuartal IV guna dukung swasembada pangan
- Pemkot Banjarmasin: Puluhan siswa alami mual sebelum MBG dibagikan
- Ngak hanya segar, 10 buah ini efektif cegah dehidrasi saat cuaca panas
- BRIN temukan penggunaan "test kit" kurang sesuai dalam kegiatan MBG
- Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi
- Koalisi organisasi masyarakat minta pemerintah terapkan cukai MBDK
- Menko PM terima pesan untuk Presiden Prabowo dari siswi SDN Aek Tolang
- RI menyiapkan 500 ribu tenaga kerja terampil dikirim ke luar negeri
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- HMI: MBG dan antikorupsi jadi mesin penggerak ekonomi setahun Prabowo
Resep Populer
Rekomendasi

Ekonomi TW

Kementerian UMKM sebut realisasi KUR sektor produksi capai 70 persen

8.000 korban erupsi Lewotobi NTT masih ditanggung pemerintah pusat

TNI AU bangun dapur SPPG untuk program MBG di Yogyakarta

Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari

BGN: Keamanan pangan jadi kunci sukses Program Makan Bergizi Gratis

Warga terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Bekasi capai 304 orang

Gastronomi Britania modern dengan sedikit sentuhan Indonesia